Jumat, 08 Januari 2010

Ayam, Inspirasiku (Bob Sadino)

Bob Sadino. Dia bukan berasal dari keluarga wirausaha, namun dia adalah salah satu sosok entrepreneur sukses yang tidak bisa tidak diperhitungkan keberadaannya di negeri ini. Dia adalah sosok panutan entrepreneur sukses yang benar-benar mengawali karier kewirausahaannya mulai dari bawah.

Sebagai entrepreneur ternama, maka sudah pasti banyak kisah dari Bob Sadino yang dapat dijadikan sebagai bahan pelajaran atau dijadikan contoh bagi entrepreneur pemula. Dari beberapa artikel terkait dengannya, saya mencoba mengambil kisahnya dari sudut pandang lain. Berikut beberapa kisah Bob Sadino yang di tilik dari sudut pandang lain.

Ternyata, Bob Sadino adalah seorang entrepreneur sukses yang disebabkan karena keadaan yang memaksanya untuk melakukan tindakan, atau istilah jawanya adalah “Kepepet”. Dalam hal ini, Bob Sadino bisa saja di sebut sebagai Pengusaha Kepepet. Dan uniknya, inspirasi yang menjadikannya sukses sampai seperti saat ini adalah ayam.

Sebelum meraih kesuksesannya, setelah menyelesaikan SMA pada tahun 1953, Bob Sadino pernah bekerja di Unilever. Dan karena terbawa oleh teman-temannya ia melanjutkan ke Fakultas Hukum UI selama beberapa bulan. Kemudian dia bekerja pada McLain and Watson Coy, sejak 1958. Sejak itulah selama 9 tahun ia berkelana di Amsterdam dan Hamburg.

Setelah menikah, Bob Sadino dan istrinya memutuskan untuk menetap di Indonesia. Disinilah titik atau tahap awal Bob Sadino meniti kariernya. Di mulai dengan tahap ketidaknyamanan untuk hidup miskin, padahal waktu itu istrinya bergaji besar. Hal ini karena ia berprinsip bahwa dalam keluarga, laki-laki adalah pemimpin, dan ia pun bertekad untuk tidak jadi pegawai dan berada di bawah perintah orang. (Ref) Konsekuensinya, Bob harus siap dengan segala akibat yang akan di hadapinya.

Bob Sadino mulai bekerja sebagai sopir taksi hingga ia pernah mengalami kecelakaan karena mobilnya tertubruk dan hancur. Selain itu, ia juga perah menjadi kuli bangunan dengan upah Rp. 100 per hari. Hingga suatu hari, untuk mengatasi depresi yang di alaminya, ia di ajak salah seorang temannya untuk memelihara ayam.

Dari pengalaman bersama ayam peliharaannya inilah, Bob Sadino menemukan inspirasi bahwa kalau ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan bertelur, tentunya manusia pun juga bisa. Sejak saat itulah ia kemudian memutuskan untuk memulai berwirausaha hingga sampai saat ini menjadi entrepreneur yang di perhitungkan keberadaannya di negeri ini.